IoT on Heart Arrhythmia Real Time Monitoring

  • Muhammad Alif Akbar Telkom University
  • Satria Mandala Telkom University
Abstract views: 473 , PDF downloads: 542

Abstract

Monitoring jantung telah populer sejak 5 tahun terakhir. Hal ini ditandai dengan munculnya berbagai produk monitoring jantung berbasis wearable sensor. Umumnya komunikasi yang digunakan pada sistem tersebut adalah menggunakan radio telemetri dengan biaya opera- sional yang mahal. Beberapa riset mencoba menggunakan konsep internet of things (IoT) untuk mengatasi hal tersebut. Namun demikian, desain komunikasi IoT yang ada belum efisien. Ini disebabkan riset yang ada hanya berfokus pada bagaimana hasil baca sensor dapat dipantau secara realtime. Untuk mengatasi hal tersebut, riset ini mengusulkan sebuah arsitektur IoT berbasis cloud untuk memonitor aritmia, salah satu jenis penyakit jantung yang umum ditemukan. Deteksi aritmia yang diusulkan adalah pengembangan algoritma deteksi aritmia berbasis Tsipuras et al, dengan menggunakan deteksi fitur R. Sistem yang diusulkan pada paper ini telah diuji menggunakan dataset MIT-BIH dan menghasilkan akurasi 93.11% terhadap 3 kelas aritmia, yaitu PAC, PVC dan VT. Menariknya, dengan penerapan IoT, efisiensi algoritma deteksi fitur R meningkat 30% dibanding yang diusulkan oleh Pan dan Tompkins. Terbukti dengan rendahnya waktu rata-rata eksekusi tiap sampel data, yaitu sekitar 0.00749 ms.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Muhammad Alif Akbar, Telkom University
department of Informatics Engineering, School of Computing
Satria Mandala, Telkom University
department of Informatics Engineering, School of Computing
Published
2018-09-17
How to Cite
Akbar, M. A., & Mandala, S. (2018). IoT on Heart Arrhythmia Real Time Monitoring. Indonesian Journal on Computing (Indo-JC), 3(2), 1-10. https://doi.org/10.21108/INDOJC.2018.3.2.170
Section
Information System