Implementasi Social Network Analysis pada Penyebaran Country Branding “Wonderful Indonesia”

Mahdi Shiddieqy Setatama, Dodie Tricahyono

Abstract


Dalam upaya mencapai target pertumbuhan industri pariwisata dan meningkatkan jumlah kedatangan wisatawan asing, Kementerian Pariwisata melakukan berbagi upaya yang salah satunya adalah dengan merambah pemasaran online menggunakan situs jejaring sosial. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memodelkan, menganalisis dan mengevaluasi proses penyebaran informasi mengenai country branding “Wonderful Indonesia” pada top platform situs jejaring sosial Google Plus, Twitter dan Facebook dengan menggunakan pendekatan social network analysis. Dalam penelitian ini akan dilakukan visualisasi jaringan dengan menggunakan metode undirected graph, kemudian menghitung nilai properti jaringan dan mengukur nilai centrality untuk mengidentifikasi aktor-aktor berpengaruh di dalam jaringan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui pola interaksi penyebaran country branding “Wonderful Indonesia” pada ketiga top platform menunjukan pola yang terpecah-pecah ke dalam sub-sub jaringan (komunitas). Terdapat 37 komunitas pada platform Google Plus, 272 komunitas pada plaform Twitter dan 54 komunitas pada plaform facebook. Kemudian Twitter unggul dalam enam atribut properti jaringan sehingga dinilai memiliki performa penyebaran yang lebih baik dibanding dengan jaringan pada platform Google Plus dan Facebook. Berdasarkan hasil hitung centrality maka diketahui akun Tri Rini Nuringtyas pada platform Google Plus, akun SportourismID pada platform Twitter dan akun PlaneTourIndonesia pada platform Facebook merupakan aktor-aktor yang paling berpengaruh dan dapat diberdayakan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk meningkatkan penyebaran country branding dan kampanye pariwisata “Wonderful Indonesia”.


Full Text:

PDF

References


Bungin, Burhan. (2015). Komunikasi Pariwisata : Tourism Communication. Jakarta : Prenadamedia Group

Kemenpar. (2017, April 17). Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) - 2017. Retrieved April 2017, 18, from Website Kementerian Pariwisata Republik Indonesia: http://kemenpar.go.id/asp/detil.asp?c=17&id=3574

PDB Pariwisata 7 Negara di ASEAN Lebih Unggul Dibanding Indonesia. (2016, Oktober 5). Retrieved Maret 16, 2017, from Databoks: http://databoks.katadata.co.id/datapublish/2016/10/05/sumbangan-pariwisata-terhadap-pdb-indonesia-kalah-dibanding-7-negara-asean-lainnya

World Economic Forum. (2017, April 6). Travel & Tourism Competitiveness Report 2017, Ranking. Retrieved Agustus 1, 2017, from World Economic Forum: http://reports.weforum.org/travel-and-tourism-competitiveness-report-2017/ranking/

Databoks. (Rabu, 23 November 2016). Indonesia, Posisi ke-4 Destinasi Pariwisata di Asia Tenggara. Retrieved Retrieved March 12, 2017 from Databoks : http://databoks.katadata.co.id/datapublish/2016/11/23/indonesia-posisi-4-destinasi-pariwisata-asean

Indonesia Investments. (2016, December 16). Industri Pariwisata Indonesia. Retrieved March 17, 2017, from http://www.indonesia-investments.com/id/bisnis/industri-sektor/pariwisata/item6051

Kemenpar. (2015, Desember 17). Rencana Strategis 2015 - 2019 Kementerian Pariwisata. Retrieved Retrieved March 17, 2017from Website Kementerian Pariwisata Republik Indonesia: http://kemenpar.go.id/asp/detil.asp?c=14&id=3545

Balea, J. (Ed.). (2016, January 28). Tech in Asia - Connecting Asia's startup ecosystem. Retrieved March 12, 2017, from https://www.techinasia.com/indonesia-web-mobile-statistics-we-are-social

Alamsyah, A., Putri, F., & Sharif, O. O. (2013). Social Network Modelling Approach for Brand Awareness. The 5th Indonesian International Conference on Innovation, Entrepreneurship, and Small Business, 2-8.

Cheliotis, D. G. (2010). Social Network Analysis (SNA). Singapore: National University of Singapore.

Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. (2013). Marketing Management. Pearson Education Limited.

Kotler, Phillip dan Armstrong, Gary. (2003). Prinsip-Prinsip Pemasaran edisi 12 Jilid 2. Jakarta : erlangga.

Shimp, A. Terrance. (2003). Periklanan Promosi dan Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu, Edisi ke-5 Jilid 1. Jakarta : Erlangga.

O'Guinn Thomas Clayton, (2015). Advertising & Integerated Brand Promotion. Stamford : Cengange Learning.

Belch, George E. Dan Michael A. Belch.(2009).”Advertising and Promotion : An Integerated Marketing Communications Perspective”.New York : McGraw-Hill/Irwin.

Tsvetovat, M., & Kouznetsov, A. (2011). Social Network Analysis for Startup. California: O'Reilly Media.

Wasserman, S., & Faust, K. (1994). Social Network Analysis: Methods and Application. Australia: Cambridge University Press.

Bohn, A., Feinerer, I., Hornik, K., dan Mair, P. (2011). Content-Based Social Network Analysis of Mailing Lists. The R Journal, 11-18.




DOI: http://dx.doi.org/10.21108/INDOJC.2017.2.2.183

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Mahdi Shiddieqy Setatama

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.